Soulbytes:  Coffee Soul

Soulbytes:  Coffee Soul

NININMENULIS.COM – Kopi menjadi dasar dari didirkannya Soulbytes. “Saya percaya bahwa meracik kopi yang dilakukan oleh barista adalah sebuah seni, sama halnya dengan yang dilakukan seniman dengan kemampuannya yang tinggi akan seni,” kata Ilario Colli, sang pemilik.

Soulbytes:  Coffee Soul

Di Soulbytes  kopi-kopi yang disajikan berasal dari racikan para barista yang terlatih dan kompeten, dan sangat berpengalaman mengenai kopi. “Kopi di sini memiliki racikan house blend yang dibuat coffee master lab milik kami sendiri,” tambah Colli.

Soulbytes:  Coffee Soul

Dengan demikian kopi di kafe ini memiliki racikan yang tak ada duanya karena menggunakan lima hingga enam racikan berbeda. Masing-masing racikan berkontribusi terhadap rasa dan karakter uniknya secara keseluruhan. Dan bentuk dukungan kepada industri biji kopi terbaik di setiap kawasan, Soulbytes menggunakan berbagai jenis biji kopi Indonesia termasuk Flores, Jawa, dan Sumatra. Selain Coffee roaster lab, Soulbytes juga menyediakan pilihan single origin. Soulbytes mempunyai pilihan non kafein dan berbagai pilihan kopi termamsuk espressoberbasis teh hijau.

Soulbytes lahir dari keinginan untuk menciptakan kafe di mana tidak hanya makan enak dan minum kopi berkualitas tinggi, tapi Anda diingatkan tentang apa yang terpenting dalam hidup. Tempat di mana tidak hanya perut yang dipuaskan, namun juga pikiran, hati, dan jiwa sesuai dengan filosofi ‘School of Life’ karya filsuf Alain de Botton . Inilah tujuan Soulbytes yang dibuka pertengahan 2017 di Jalan Petitenget, Seminyak, Bali. Tujuan filosofis ini bukan hanya sekedar janji karena Soulbytes telah mengisi setiap ruang dengan penuh perasaan dan interaktif untuk terhubung dengan orang lain.

Soulbytes:  Coffee Soul

Interior yang unik di Soulbytes ini didesain oleh Caroline Usher dari Ushers by Design, desainer yang juga mendesain Mamasan, Salazon, dan Shanghai Blue. Soulbytes memiliki ‘hug spot’ di lantai, di mana jika dua orang berdiri di atasnya, mereka harus saling berpelukan. Pada area masuk juga terdapat ‘kepala’ Socrates, bapak filsafat modern, di mana saat Anda mengelus ‘kepalanya’ dipercaya mendapat hikmah dari pemikirannya. Tidak hanya berhenti si sana, setiap kopi yang disajikan disertakan soulcards seperti ‘Sudahkan Anda mencapai tujuan hidup?’ atau ‘Bagaimana Anda menggambarkan esensi hidup Anda dalam satu kata?’.

Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang untuk membuat pelanggan mempertanyakan pemikiran dan perilaku mereka untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Untuk makannya, Soulbytes menyajikan resep asli dan kreatif dari bahan-bahan segar nan berkualitas. Masakan Australia kontemporer dengan sentuhan unik memberi kelezatan tersendiri seperti Breakfast Bruschetta, Eggs Benedict and Mushroom Truffle Eggs, selain hidangan yang terinspirasi dari menu lokal seperti Nasi Goreng Organik. Head Chef Agus Hariadi mengepalai seluruh urusan makanan di Soulbytes.

Soulbytes:  Coffee Soul

Author: Ninin Rahayu Sari

Architecture Graduate | Content Creator | Former Journalist at Home Living Magazine & Tabloid Bintang Home | Google Local Guide | Yoga Enthusiast

8 thoughts

Leave a Reply