NininMenulis dan Pekerjaan Rumah Tangga

BPN 30 Days Blog Challenge

Perempuan itu harus mengerti pekerjaan rumah tangga! Setidaknya itu yang mama saya kerap katakan saat saya kecil. Nyatanya Ninin kecil lebih memilih main sepeda seharian ketimbang disuruh menyapu dan pulang dikunciin pintu tidak boleh masuk. Hahahaha…. Itu sekilas kenangan masa kecil akan pekerjaan rumah tangga. Karena tema hari-21 BPN 30 Days Blog Challenge mengenai Pekerjaan Rumah Tangga yang Disukai jadi saya teringat betapa lelahnya mama saya menyuruh untuk melakukan pekerjaan rumah.

Bukan ingin menyalahkan almarhum bapak saya, karena bila menengok kembali ke belakang betapa almarhum bapak saya tidak mengijinkan anak perempuannya hanya berkutat di dalam rumah. Lucunya, saat saya disuruh menggoreng di dapur oleh mama, bapak justru menyuruh saya memakai helm biar tidak kecipratan minyak hahahaha….. Meskipun sejak kecil tidak tertarik dengan pekerjaan rumah tangga, tapi saya senang melihat atau menonton saat mama memasak. Ninin kecil selalu duduk di dekat mama memasak dan melihat semua yang dilakukan mama.

Waktu berlalu, mama tak selamanya muda dan Ninin terus tumbuh. Jika melihat Ninin kecil siapa yang mengira jika akhirnya dapat melakukan hampir semua pekerjaan rumah tangga. Banyak yang terkecoh dengan penampilan saya yang cenderung tomboy, berambut pendek dan tidak terlihat feminin tetapi dapat melakukan pekerjaan rumah tangga. Selalu saya mendengar kalimat, “kamu bisa masak?” yang akan saya jawab, “yaiyalah saya kan perempuan.” Dari semua pekerjaan rumah tangga ternyata ada loh yang saya senang melakukannya dan hampir setiap hari saya kerjakan.

Memasak

Dari yang awalnya hanya dapat memasak nasi goreng dan mi rebus, sekarang saya sudah dapat memasak makanan harian. Awal memasak, gawai tidak pernah lepas dari tangan. Setiap memasak saya selalu mencari resepnya terlebih dahulu di internet. Tetapi ternyata pekerjaan rumah tangga satu ini saya gemari karena dengan memasak kadang saya bisa pamer ke teman yang tidak bisa memasak dengan mengirimkan foto hasil masakan hahaha….

BPN 30 Days Blog Challenge
Pindang Ikan Patin ala NininMenulis

Belanja ke Pasar

Pasar tradisional sempat saya blacklist dari destinasi aktivitas saya. Berbelanja ke pasar swalayan lebih menarik untuk saya karena bersih, tidak bau, dan dingin. Tetapi ternyata banyak bahan makanan dan hal yang tidak saya dapatkan di pasar swalayan. Menurut saya bahan makanan di pasar tradisional lebih fresh daripada di pasar swalayan meskipun disimpan di dalam lemari pendingin – selain harganya yang lebih murah tentu saja variasi barang juga lebih banyak di pasar tradisional. Meskipun tidak dilakukan setiap hari tetapi selalu ada hari di mana saya sempatkan ke pasar trandisional.

Menyapu dan Ngepel

Bukan aktivitas menyapu dan ngepelnya sih yang saya sukai tetapi ternyata saya tidak bisa membiarkan rumah dalam kondisi kotor. Dan saya merasa senang jika rumah saya bersih. Itulah yang membuat saya bisa berkali-kali nyapu atau ngepel sampai merasa sudah bersih. Dan sekarang mama sering sekali berkata, “suka banget nyapu sih Nin.”

Advertisements

Author: Ninin Rahayu Sari

Architecture Graduate | Content Creator | Former Journalist at Home Living Magazine & Tabloid Bintang Home | Google Local Guide | Yoga Enthusiast

10 thoughts

  1. Waduh saya masih belum seneng main di dapur nih, entah kenapa bawaanya kaya bakalan ada yang ngejek ‘masakannya ngga enak’ makanya selalu ngga berani main2 di dapur

  2. Ngeliat foto makanannya jadi gak nyante ini.. hahaha… Jadi ngiler masaa.. (hadeeh).. itu makin maknyus kalo ada cabe rawit utuhnya mbak.. hahhaha..

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.