Bosan Ke Mall, Coba Jalan-jalan Ke Museum Kontemporer

IMG_20180908_112243181-01

November lalu Museum Macan Merayakan ulang tahunnya yang pertama. Museum Macan merupakan museum pertama yang didedikasikan untuk seni modern dan kontemporer di Indonesia. Selaras dengan karya yang dipamerkan di sini, Museum Macan (Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara) menghadirkan interior kontemporer yang simpel sesuai dengan konsep museum. Dirancang oleh Met Studio yang telah banyak meraih penghargaan seperti The Queen’s Award for Enterprise, Business Link Exporter of the Year Award, Museum of the Year Awards, Jodi Award untuk User Access, dan banyak lainnya.

Baca Juga: Pameran Karya Yayoi Kusama di Museum Macan


IMG_20180908_104905905-01
Karya Yayoi Kusama

Macan bisa menjadi tempat tujuan pertama bagi penikmat seni kontemporer. Met Studio telah berpengalaman lebih dari 30 tahun merancang proyek-proyek museum, bangunan eksibisi, pusat pameran, dan lain sebagainya. Beberapa karyanya antara lain The Natural History Museum, The Royal Air Force Museum, dan The Wildfowl and Wetland Trust. Alex McCuaig, dari Met Studio, mengatakan konsep museum ini muncul dari kalimat pertama puisi William Blake, Tiger Tiger Burning Bright yang pernah ia baca dan tidak pernah dia lupakan keindahannya hingga sekarang. Kata macan sendiri terinspirasi dari sebutan untuk Haryanto Adikoesoemo, president director AKR Corporindo, lokasi di mana Museum Macan berada. Selain itu macan juga melambangkan kekuatan yang menakutkan untuk menyinari, sesuai dengan seni kontemporer yang berani.

JULING
Karya Masriadi

Baca Juga: Museum Macan dan Gatot Indrajati dalam Karya Komisi Baru

Berada di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, museum yang memiliki luas empat ribu meter persegi ini sebagai penanda perkembangan seni rupa Indonesia. Pada lobi museum, pengunjung ditawarkan dinding jendela dari lantai ke langitlangit yang menghadap ke panorama kota Jakarta. Pada area sculpture garden dipamerkan beberapa koleksi museum yang memperkenalkan karya-karya seni dan diterangi oleh cahaya alami. Met Studio juga menyajikan ruang yang dibangun dengan hati-hati untuk ruang seni anak-anak, ruang audio visual, lounge, dan area ritel. Seluruhnya menawarkan pengalaman akan museum seni kontemporer dan tempat budaya yang sesuai untuk semua umur. Museum yang memiliki ruang pamer seluas dua ribu meter persegi ini didedikasikan untuk mendukung pendidikan interdisipliner dan pertukaran budaya, institusi ini juga menawarkan berbagai macam program publik, dan sebuah program pameran yang dinamis. Museum Macan juga akan menawarkan kesempatan pengembangan profesional bagi para seniman, kurator, dan profesional muda yang fokus pada seni lainnya untuk membangun seni yang dinamis di Indonesia.

Advertisements

Author: Ninin Rahayu Sari

Architecture Graduate | Content Creator | Former Journalist at Home Living Magazine & Tabloid Bintang Home | Google Local Guide | Yoga Enthusiast

2 thoughts

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.