Cara Merawat Furnitur dari Kayu Oak, Teak, dan Walnut

NininMenulis

NININMENULIS.COM – Material kayu masih menjadi bahan yang paling banyak digunakan dalam interior di Indonesia. Material ini termasuk yang paling mudah didapat, dibentuk, dan disesuaikan dengan gaya interior apapun di rumah kita. Tetapi harus kita sadari semakin lama, material kayu sudah tidak semudah dulu lagi untuk didapati. Harganya pun semakin hari semakin melonjak. Untuk itu bagi yang telah memiliki furniture berbahan kayu di rumah sebaiknya dirawat dengan baik dan benar agar selalu terlihat baru, sehingga tidak perlu untuk membeli furnitur baru kembali. Kali ini saya ingin membagikan bagaimana merawat furniture kayu berdasarkan jenis kayunya, Oak, Teak, dan Walnut, berdasarkan info yang saya dapatkan dari Ethnicraft Furniture

Baca juga: Sofa N701

Furnitur Berbahan Kayu Oak (Ek)

Offices

Sebagian besar furnitur kayu oak diberi finishing hardwax berpigmen untuk memberikan furnitur warna alami yang diinginkan dan membentuk lapisan pelindung alami bila terkena zat dan cairan yang umum. Tetapi ini tidak menjamin furniture terhindar dari noda. Jika tertumpa cairan, sebaiknya tetap dibersihkan dengan cepat agar tidak meninggalkan noda. Berikut beberapa poin penting yang perlu dilakukan saat membersihkan furniture berbahan kayu Oak.

  • Untuk debu biasa, gunakan kain kering. Untuk membersihkan atau jika terjadi tumpahan, gunakan kain lembab dan sabun alami. Bersihkan sesuai dengan arah serat kayu. Jangan gunakan sabun yang mengandung deterjen atau bahan kimia lainnya. Keringkan dengan kain bersih yang lembut untuk mencegah bercak.

  • Untuk mengkilapkan kembali furnitur Anda atau menghilangkan noda superfisial seperti krayon atau bekas pensil, noda anggur atau jus buah, dan lain sebagainya, saya sarankan menggunakan cairan pembersih yang mengandung Osmo Liquid Wax Cleaner (3029). Produk ini membersihkan dan meregenerasi karakter kayu yang elegan dan sedikit memperkuat lapisan pelindung asli. Osmo Liquid Wax Cleaner menjamin tidak menimbulkan noda.

  • Seiring berjalannya waktu, lapisan hardwax asli mungkin perlu diperbarui. Untuk itu saya merekomendasikan penggunaan Osmo Hardwax Oil Natural (3041). Jika terjadi perubahan warna, noda membandel atau untuk menghilangkan goresan superfisial, saya sarankan untuk mengampelas permukaannya terlebih dahulu. Pastikan permukaan bersih dan kering sebelum mengoleskan cairan hardwax. Penting untuk menyebarkan produk secara merata di atas permukaan dan menghilangkan kelebihan produk segera setelah aplikasi untuk menghindari bintik-bintik setelah pengeringan.

Furnitur Berbahan Kayu Teak (Jati)

Chest of Drawers & Dressers

Furnitur jati biasanya dihadirkan natural tanpa finishing atau pelindung kayu. Kayunya cukup dipoles untuk memberi kesempatan minyak alami jati berkilau mengeluarkan keindahannya sendiri. Kayu jati memiliki kepadatan kayu yang tinggi, itu yang memuat noda tetap di permukaan dan lama menembus dasar kayu. Meskipun demikian, saat terkena noda alangkah baiknya cepat dibersihkan.

  • Jika Anda ingin melindungi kayu jati dari awal, oleskan lapisan pelindung Occulto Oil (9911). Ini menyegel pori-pori kayu dan menciptakan perlindungan alami. Noda dan bekasnya harus segera dihilangkan.

  • Untuk debu biasa, gunakan kain kering. Untuk membersihkan atau jika terjadi tumpahan, gunakan kain lembab dan sabun alami. Bersihkan searah dengan serat kayu, dan jangan gunakan sabun yang mengandung deterjen atau bahan kimia lainnya. Keringkan dengan kain bersih yang lembut untuk mencegah bercak.

  • Untuk menghilangkan noda membandel atau goresan superfisial, gunakan amplas halus. Pastikan Anda selalu menggosok searah serat kayunya.

Baca juga: Koleksi Sangkar Hans Handoko

Furnitur Berbahan Kayu Walnut

Cupboards

Semua furnitur berbahan kayu walnut biasanya diberi lapisan natural untuk memberi hasil warna alami yang diinginkan dan membentuk lapisan pelindung alami yang bertindak sebagai penolak terhadap zat dan cairan yang paling umum, tetapi bukan jaminan yang sangat mudah terhadap noda. Jika terjadi tumpahan, segera lepaskan.

  • Untuk debu biasa, gunakan kain kering. Untuk membersihkan atau jika terjadi tumpahan, gunakan kain lembab dan sabun alami. Bersihkan searah serat kayu dan jangan menggunakan sabun yang mengandung deterjen atau bahan kimia lainnya. Keringkan dengan kain bersih yang lembut untuk mencegah bercak.

  • Untuk mengkilapkan kembali furnitur Anda atau untuk menghilangkan noda superfisial dari krayon atau bekas pensil, noda anggur atau jus buah, dan lain sebagainya, saya sarankan menggunakan Osmo Liquid Wax Cleaner (3029). Produk ini membersihkan dan menimbulkan kembali karakter kayu yang elegan dan sedikit memperkuat lapisan pelindung aslinya.

  • Seiring berjalannya waktu, lapisan hardwax asli mungkin perlu diperbarui. Direkomendasikan penggunaan Hardwax Osmo untuk Walnut (5063). Dalam kasus perubahan warna, noda membandel atau menghapus goresan superfisial, saya sarankan untuk mengamplas permukaan terlebih dahulu. Pastikan permukaan bersih dan kering sebelum mengoleskan Hardwax. Penting untuk menyebarkan produk secara merata di atas permukaan dan menghilangkan kelebihan produk segera setelah aplikasi untuk menghindari bintik-bintik setelah pengeringan.

Advertisements

Author: Ninin Rahayu Sari

Morning Person | Architecture Graduate | Former Journalist | Healthy Lifestyle | Coffee Addict

2 thoughts

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.