Yin Yoga Saat Ngabuburit? Mengapa Tidak

NININMENULIS.COM – Yeay… BPN Blog Challenge dimulai lagi. Untuk Hari ke-1 ini saya mengambil tema Ngabuburit. Yaa karena saat ngabuburit saya gunakan untuk berolahraga.

Olahraga saat ngabuburit? Yang bener aja Nin, bukannya sedang lapar dan haus yang ada nanti lemas. Begitu tanggapan sebagian teman saat saya ajak berolahraga di saat bulan puasa tepatnya saat ngabuburit. Mengapa tidak? karena ada kok olahraga yang tidak mengeluarkan keringat dan dijamin saat ngabuburit menjadi lebih asyik.

Baca juga: Karena Saya Perempuan

Ngabuburit Asyik dengan Yin Yoga

Untuk diketahui, ngabuburit adalah bersantai-santai sembari menunggu waktu sore mulai jam setengah empat hingga setengah enam sore. Ini diambil dari bahasa Sunda, ngabuburit berasal dari kata burit yang berarti sore hari.

Karena itu tidak ada salahnya bila ngabuburti di bulan puasa ini diisi dengan olahraga yang ‘santai’ dan tidak mengeluarkan keringat seperti yin yoga. Jika kamu terbiasa melihat gerakan-gerakan yoga yang aktif dan enerjik, maka saatnya kamu mencoba yin yoga.

Yin yoga memang ditujukan untuk memberi rasa rileks dan tenang. Bila yoga dan olahraga lain bertujuan untuk melatih otot besar dan kecil, semua gerakan yin yoga lebih ditargetkan kepada jaringan-jaringan tipis yang ada di dalam tubuh yang posisinya di dalam otot seperti tendon, ligament, dan fasia.

Yin yoga banyak menggunakan gerakan-gerakan pasif di atas lantai, bahkan di antaranya hanya seperti tidur. Pergerakan yang berlahan dan lembut berguna untuk perenggangan yang maksimal tanpa menimbulkan cidera. Jadi jangan heran bila mendapati tubuh tidak berkeringat dan cenderung lebih dingin setelah melakukan yin yoga. Meskipun dilakukan dengan relaks dan tenang, bukan berarti yin yoga ‘tidak menyakitkan’. Di sanalah peran pernafasan perut sangat dibutuhkan, jangan pernah berusaha untuk menahan nafas.

Baca juga: Kan Ku Ukir Namamu

6 Pose Yin Yoga Saat Ngabuburit

Berikut 6 pose yin yoga yang dapat kamu coba di sendiri saat ngabuburit menunggu waktu berbuka ya! Lakukan masing-masing pose selama 3-6 menit. Setiap melakukan satu pose, biarkan diri kamu diam dan coba rasakan nafasnya. Jika merasa ada bagian yang kurang nyaman jangan ditahan menggunakan otot, lemaskan dan harus tetap relaks.

1. Cobra Pose
Pose ini untuk memelihara lengkungan tulang belakang bagian bawah. Cara melakukannya erbaringlah dengan posisi lengan di lantai di depan, selebar bahu. Tekuk siku. Buang napas untuk keluar dari pose. Untuk mengurangi sensasi pada punggung bagian bawah, cobalah menarik atau melepaskan bokong dan memvariasikan ruang di antara kedua kaki.

olhraga di bulan ramadhan
Cobra pose (foto: Dee Vera)

2. Sphinx Pose
Pose ini merupakan gerakan backbend yang membantu membuka bagian depan tubuh dan menekan tulang belakang, sakrum, dan daerah ginjal serta kelenjar adrenal. Untuk melepaskan istirahat di perut dan kemudian mendorong dengan mengembuskan napas dan beristirahat kembali dalam pose anak atau pindah ke postur yoga yin berikutnya.

yoga di bulan puasa
Spinx Pose (foto: Dee Vera)

3. Caterpillar
Pose Caterpillar umumnya dipraktikkan untuk mendapatkan manfaat tidak hanya dengan tulang belakang dan perut, tetapi juga untuk bekerja pada jaringan yang lebih dalam di punggung dan perut. Jaringan atau tendon yang lebih dalam ini dapat dikerjakan, hanya ketika seseorang memegang pose yoga untuk durasi yang lebih lama.

olahraga saat puasa
Caterpillar Pose (foto: Dee Vera)

4. Square / Double Pigeon
Pose ini untuk merenggangkan pinggul dan pangkal paha dan putar ke luar sebelum mencodongkan tubuh ke depan. Cara melakukan pose ini pastikan duduk dengan ankle kaki kiri di atas lutut kaki kanan. Lakukan sisi sebaliknya.

olahraga saat ngabuburit
Square / Double Pigeon Pose (foto: Dee Vera)

5. Butterfly
Manfaat pose ini untuk memperpanjang pangkal paha bagian dalam dan otot punggung bawah serta meningkatkan rentang gerak di pinggul. Cara melakukannya, duduk dengan telapak kaki menyentuh, sekitar satu kaki di depan panggul. Jaga sakrum kamu sedikit miring ke depan. Jika pinggul kamu memungkinkan, condongkan tubuh ke depan. Bagi yang sulit melakukan pose ini, lakukan pilihan dengan mendukung paha dengan selimut atau guling. Untuk ketegangan leher, dukung kepala dengan guling atau tangan.

olahraga menunggi ngabuburit
Butterfly Pose (foto: Dee Vera)

6. Saddle Pose
Pose ini untuk mengembalikan dan memelihara lengkungan tulang belakang bagian bawah dan mempertahankan fleksi lutut penuh juga memperpanjang paha depan. Cara melakukannya dengan duduk di atas tumit, lutut sedikit lebih lebar dari lebar pinggul. Bergerak perlahan dan merata, condongkan tubuh ke belakang hingga mencapai tepi yang tepat. Jika memungkinkan bisa membawa kepala bahkan punggung bagian atas ke lantai, jika tidak, letakkan penyangga (selimut atau guling) di bawah punggung tengah dan atas.

olahraga di saat ngabuburit
Saddle Pose (foto: Dee Vera)

Baca juga: Target Blogging 2019

Dengan melakukan yin yoga saat ngabuburit dijamin saat menunggu buka puasa kamu menjadi lebih menyenangkan dan tentu memberi benefit sehat hingga berakhirnya bulan Ramashan. Happy Fasting.

Advertisements

Author: Ninin Rahayu Sari

Morning Person | Architecture Graduate | Former Journalist at Home Living Magazine & Tabloid Bintang Home| Healthy Lifestyle | Coffee Addict

2 thoughts

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.