LACTOGROW Dukung Anak Tumbuh Bahagia

grow happy parenting

NININMENULIS.COM – Sebagai orang tua, apakah kita yakin buah hati kita sudah bahagia? Bagaimana kita tahu si anak sudah bahagia atau belum? Bagaimana ciri-ciri anak yang bahagia?Bagaimana cara orang tua menciptakan kebahagiaan di diri sang anak? Sering kali sebagai orang tua, kita mengukur kebahagiaan anak melalui materi dan kasih sayang yang berlimbah. Ternyata menurut penelitian Tim Nestle LACTOGROW bukan hal tersebut yang membuat anak tumbuh bahagia. Sebenarnya pola asuh bagaimana yang membuat anak tumbuh bahagia?

Nah, semua pertanyaan itu terjawab di workshop Grow Happy Parenting yang diadakan oleh Nestle LACTOGROW di Pand’Or Cake & Bakery Jakarta Selatan, pada selasa (25/9) lalu.

grow happy
Pramudita Sarastri, Brand Executive Nestle LACTOGROW

Workshop Grow Happy Parenting ini merupakan kelanjutan dari workshop sebelumnya yang mengupas pentingnya kebahagiaan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak. “Tahun ini Nestle LACTOGROW mengajak orang tua untuk mendukung anak tumbuh bahagia dengan menggelar rangkaian workshop Grow Happy Parenting: Happy from The Inside Out yang digelar di 8 kota di Indonesia. Tema ini dipilih karena kami percaya, agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal perlu campur tangan orang tua untuk memenuhi kebutuhan gizi dan membantu mengembangkan kematangan emosi anak,” kata Pramudita Sarastri, Brand Executive Nestle LACTOGROW di awal workshop.

Beberapa upaya yang dilakukan Nestle LACTOGROW untuk menggiatkan campaign Grow Happy yakni melalui TV commercial, community Grow Happy Day Out, digital campaign, in-store activity Grow Happy Booth, dan di mall activation Grow Happy Park.

nestle lactogrow
workshop Grow Happy Parenting di Pand’Or Cake & Bakery Jakarta Selatan

Happy from The Inside Out atau bahagia dimulai dari dalam. Itu tema yang diangkat di awal workshop Grow Happy Parenting. Hadir Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) yang menjelaskan bahwa ada tiga faktor yang dapat dilakukan untuk menciptakan rasa bahagia pada anak, keterlibatan orang tua dengan aktif menciptakan bounding moment, stimulasi terhadap usianya, dan nutrisi yang baik untuk anak. “Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, salah satu cara yang dapat dilakukan dengan memastikan pencernaannya dalam kondisi sehat,” ujar dr. Ariani yang kembali menimbulkan pertanyaan, bagaimana caranya?

happy from the inside out
Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K)

Baca juga: Bimbel Online Murah, Cara Baru Belajar yang Efektif

Mengawali pemaparannya tentang Pencernaan Sehat untuk Anak Bahagia dan Pintar, dr Ariani mengutip kalimat dari Hippocrates yang mengatakan bahwa ‘semua penyakit dimulai dari dalam usus’. Jadi untuk membuat anak sehat dan bahagia haruslah dimulai dari kesehatan usus si anak dengan cara:

  • Menjaga kesehatan saluran cerna untuk tumbuh kembang optimal anak menjadi hal penting yang harus dilakukan pertama. Karena di usianya, anak-anak belum memiliki usus yang belum matang. Ini yang membuat sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang optimal layaknya orang dewasa. Akibatnya akan akan lebih mudah terkena infeksi yang jika dibiarkan berlarut-larut akan membuat anak kehilangan kesempatan emas untuk tumbuh kembang maksimal. Penting bagi orang tua untuk memberikan asupan bernutrisi seimbang mulai 1000 hari pertama kehidupan hingga anak tumbuh besar.

  • Sebagai orang tua harus memastikan makanan dan minuman yang masuk ke tubuh anak haruslah mengandung probiotik yang berfungsi membantu nutrisi agar terserap tubuh dengan baik. Beberapa makanan yang mengandung probiotik dijumpai pada makanan fermentasi seperti tempe, yoghurt, kefir, kimchi, kombucha, acar, asinan kubis, miso, dan masih banyak lagi lainnya.

    Sekadar info, probiotik adalah mikro organisme baik yang dalam jumlah memadai akan memberikan banyak manfaat kesehatan di tempat di mana ia hidup. Beberapa manfaat probiotik bagi anak antara lain: membantu penyerapan nutrisi lebih baik, membantu meningkatkan kekebalan tubuh, dan membantu memperbaiki suasana hati.

  • Beri anak makanan dan minuman yang khusus atau memiliki kandungan probiotik Lactobacillus reuteri. Mengapa dari sekian banyak probiotik, Lactobacillus reuteri sangat penting? Karena Lactobacillus reuteri merupakan salah satu jenis probiotik yang secara klinis telah teruji aman dan banyak manfaatnya bai tubuh. Pada anak pemberian probiotik Lactobacillus reuteri dapat dilakukan dengan pemberian susu yang mengandung probiotik Lactobacillus reuteri seperti Nestle LACTOGROW.

nestle lactogrow
Berbagai varian Nestle LACTOGROW yang tepajang di venue acara

Baca jugaSemua Hal Tentang MPASI untuk Bayi

  • Selain mengandung probiotik Lactobacillus reuteri, Nestle LACTOGROW juga diperkaya akan kalsium, 12 vitamin, minyak ikan, 7 mineral, serta mengandung omega 3 dan 6. Nestle LACTOGROW hadir dalam berbagai pilihan varian seperti plain, vanilla, dan madu. Tidak hanya itu saja Nestle LACTOGROW telah diformulasi khusus dari para ahli di Nestle Research Center, Switzerland sebagai produk susu yang baik membantu tumbuh kembang anak sejak kecil. Berikut beberapa alasan mengapa probiotik Lactobacillus reuteri baik bagi tumbuh kembang anak:

    • Termasuk ke dalam bakteri baik yang akan mengurangi atau mempersingkat masa diare akut pada anak.

    • Lactobacillus reuteri juga dapat membantu mengurangi konstipasi dan mencegah terjadinya kolik pada bayi.

    • Probiotik Lactobacillus reuteri juga menghasilkan vitamin B12 yang banyak terkandung pada makanan hewani. Bagi anak yang vegetarian pemberiak susu yang mengandung probiotik Lactobacillus reuteri sangat dianjurkan untuk memenuhi asupan vitamin B12 nya.

    • Yang jarang orang ketahui bahwa probiotik Lactobacillus reuteri juga dapat mengubah suasana hati dan mempengaruhi fungsi kognitif anak dalam kaitannya dengan belajar dan daya ingat.

  • Sehingga dapat dipastikan anak yang pencernaannya sehat karena didukung dengan pemberian nutrisi dan asupan probiotik khususnya Lactobacillus reuteri akan lebih bahagia sehingga dapat belajar dan menerima pelajaran dengan baik dan berkesempatan lebih sukses ke depannya.

Maximizing Parental Role in Nurturing Children Happiness, adalah workshop kedua yang mengupas tentang bagaimana orang tua perperan dalam pembentukan kematangan emosi anak. Pada sesi ini dihadirkan seorang psikolog, Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC yang akrab disapa Mbak Lizzy. Sebelum sesi dimulai kami diminta menghitung ‘hal baik apa yang ada dalam seminggu’. Terdengarnya sederhana, namun itu tidak mudah untuk mengingat semua hal baik yang terjadi selama seminggu karena kita lebih cenderung mengingat hal buruk katimbang hal baik.

lactogrow
Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC

Padahal mengingat hal baik merupakan perilaku positif yang harus dilatih dan ditularkan ke anak dengan cara menanyakan kepada anak, ‘hal baik apa yang kamu alami hari ini?’. “anak yang pintar bersyukur akan menjadi sosok yang optimis, berempati tinggi, dan sudah pasti akan lebih bahagia,” lanjut Mbak Lizzy. Selain menumbuhkan rasa positif, sebagai oranng tua juga harus rutin menghabiskan banyak waktu bersama dengan anak, misalnya berolahraga bersama. “Karena membiasakan gaya hidup aktif kepada anak dapat meningkatkan kesehatan psikologis dan fisik,” tutur Mbak Lizzy.

Baca jugaGandeng SOS Children’s Villages, Synthesis Kampanyekan #SynthesisMembangunImpian

Dari sesi pertama workshop ini, Nestle LACTOGROW selalu mengupas tentang kebahagiaan anak, sebenarnya seberapa penting sih kebahagiaan untuk kembang anak. Jawabnya sangat penting. Jika anak bahagia secara fisik dan psikis sudah tentu kesadaran diri dan manajemen diri akan lebih baik, kesadaran dan kemampuan sosial juga akan lebih baik, tidak lupa kemampuan si anak dalam mengambil keputusan juga akan semakin baik. Jika semua hal tersebut sudah dipenuhi maka anak akan memperoleh keberhasilan dalam pendidikan, kesuksesan karir saat ia dewasa, dan hal penting lainnya.

lactogrow

Dari semua pembicara dalam workshop Grow Happy Parenting: Happy from the Inside Out disimpulkan bahwa agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, sebagai orang tua harus memenuhi apa yang dibutuhkan anak dalam mengembangkan kematangan emosinya, termasuk dalam kebutuhan nutrisinya. Seorang anak yang bahagia akan memiliki kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang secara maksimal dan meraih kesuksesan di masa mendatang.

Advertisements

Author: Ninin Rahayu Sari

Architecture Graduate | Content Creator | Former Journalist at Home Living Magazine & Tabloid Bintang Home | Google Local Guide | Yoga Enthusiast

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.