NININMENULIS.COM – Industri film horor Korea Selatan kembali menunjukkan tajinya lewat Salmokji: Whispering Water, sebuah film folk-horror terbaru garapan sutradara debutan Lee Sang-min. Di tengah menjamurnya film horor yang mengandalkan formula jumpscare dan ritual pengusiran setan, Salmokji hadir dengan pendekatan yang lebih atmosferik: sunyi, basah, gelap, dan perlahan mencekik.
Film ini bukan sekadar kisah tentang roh jahat yang menghantui sebuah waduk terpencil. Ia bermain pada ketakutan paling purba manusia: air gelap yang tidak memperlihatkan apa yang ada di bawah permukaannya. Dan mungkin itulah alasan kenapa film ini terasa sangat mengganggu.
Saat banyak film horor mencoba menakut-nakuti penonton lewat kemunculan sosok menyeramkan secara mendadak, Salmokji justru membangun rasa takut dari hal-hal kecil seperti suara air yang terlalu pelan, jalan yang seperti tak punya ujung, dan rasa terjebak di tempat yang tak bisa dijelaskan secara logika.
Dirilis pada 8 April 2026 di Korea Selatan dengan durasi sekitar 95 menit, film ini dibintangi oleh Kim Hye-yoon sebagai Soo-in, bersama Kim Jun-han dan Lee Jong-won. Menariknya, film ini mengambil lokasi dari tempat nyata bernama Salmokji Reservoir di Yesan County, yang memang dikenal memiliki reputasi mistis di kalangan warga lokal.
Bagi pecinta horor Korea, ini jelas bukan tontonan yang bisa dianggap biasa.
Contents

