Suatu Pagi di Beau

Setelah sekian lama tidak menulis untuk tabloid Bintang Home ini untuk pertama kalinya menulis kembali. Sebagai additional player, kali ini mendapat rubrik Lifestyle, dan saya memilih Beau by Talita Setyadi sebagai obyek liputan. Sudah lama sebenarnya berkeinginan meliput tempat satu ini. Ketertarikan saya berawal saat melihat postingan di instagram akan penataan yang ditampilkan Beau. Di dalam foto menampakan sebuah tempat makan outdoor yang dinaungi canopy dengan juntaian tanaman Tilandsia. Wow! Tampilan menarik untuk sebuah tempat makan.

Beau
Sudut Beau yang kerap tampil di instagram

Meski di awal diingatkan teman akan lokasi yang tidak terlalu luas (walaupun saat tiba, tempat ini memiliki ukuran yang luas dengan banyak pilihan ruang) tak menyurutkan ketertarikan saya. Berada sisi jalan yang sepanjangnya juga berdiri banyak tempat makan membuat saya harus ‘bolak-balik’ mencari lokasi. Itu dikarenakan Beau tidak memiliki sign besar yang mudah terlihat dari jalan. Yang mencirikan tempat ini ‘lagi-lagi’ canopy besar dengan deretan Tilandsia.

Beau
jajaran tillandsia jenggot nabi di canopy

Tilandsia jenggot nabi ternyata bukan satu-satunya tanaman yang dijumpai di sini, banyak jenis tanaman hijau baik yang ditanam hingga yang merambat dan menggantung pada canopy. Mengapa saya katakan tanaman hijau, ya, karena saya jarang melihat jenis tanaman bunga atau tanaman berwarna di antara penataan. Usia resto yang telah setahun lebih membuat tanaman telah rimbun dan subur, cukup membuat segar di lingkungan Cikajang yang ramai dan panas.

Konsep tropis yang coba ditampilkan Beau tampak berhasil dari animo pengunjung yang ternyata lebih menyukai area duduk outdoor yang banyak di kelilingi tanaman. Selain area duduk outdoor, Beau juga memiliki area semi outdoor dan indoor. Semi outdoor pun tercipta dari area outdoor yang ‘gagal’. Gagal dalam artian di area ini (entah mengapa) mendapat sinar matahari lebih banyak dan panas. Karena kerap mendapat komplen para pengunjung, area outdoor ini diberi pintu, dinding dan atap kaca dengan penambahan standing ac di dalamnya. Untuk area indoor sediri memiliki ukuran yang tidak lebih luas dari area outdoor. Selain open kitchen, bar station dan area bread rack, area indoor hanya berisikan beberapa spot meja dan kursi. Rupanya area outdoor yang rimbun tak ingin disia-siakan Beau untuk penataan dalamnya dengan membuatkan kaca-kaca berukuran besar agar pengunjung di dalam tetap dapat mendapatkan view ke luar. Beberapa Tilandsia yang ditanam dalam media pasir pun dijumpai pada masing-masing meja dan kaca.

Tidak hanya memberikan banyak pilihan lokasi duduk, Beau juga memberikan banyak pilihan tempat duduk bagi Anda yang dating sendiri ataupun berkelompok. Karena Beau menyediakan mulai dari single chair hingga bangku panjang yang muat hingga 4-5 orang. Menarik bukan? Meskipun begitu, untuk mendapatkan spot duduk di Beau yang buka mulai pukul 7 pagi hingga 10 malam ini tidak mudah. Setiap weekend (jumat-sabtu) pengunjung dipaksa dalam antrian waiting list karena padatnya pengunjung yang ingin menikmati suasana dan sajian yang disajikan Beau.

Beau
Sudut lain di Beau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.