Gadis Pesisir Naik Gunung

D24

Tema pengganti terakhir dipakai di hari-24 BPN 30 Days Blog Challenge ini menggantikan tema 5 Keinginan yang Belum Tercapai. Tema pengganti terakhir ini yakni Kota-kota yang Pernah Kamu Tinggali. Sepertinya tema ini masih terkait mengapa saya menyukai pantai seperti yang telah saya ceritakan di hari-13 BPN 30 Days Blog Challenge. Semua berawal dari ke mana almarhum bapak memberikan saya tempat tinggal.

Untuk diketahui, almarhum bapak saya seorang insinyur perkapalan, kerjaannya mendesain dan merancang semua kapal besar mulai kapal feri hingga tongkang, seperti arsitek yang mendesain bangunan. Jadi almarhum bapak saya bukan pembuat kapal kayu dan beliau pun bukan pelaut, dan tidak pernah berlayar. Mengapa harus saya jelaskan terlebih dahulu? Karena masih banyak yang membayangkan insinyur perkapalan sama dengan pelaut, it’s totally different.

BPN 30 Days Blog Challenge

Karena profesi almarhum bapak ini menjadikan umur saya lebih banyak dihabiskan di daerah pantai atau pesisir. Meskipun tidak banyak kota dan tempat yang saya tinggali, namun semuanya memberikan jejak di perjalanan hidup saya.

Pasuruan Jawa Timur

Di salah satu kota di Jawa Timur inilah saya lahir. Seperti yang sudah diketahui, Pasuruan merupakan daerah yang lengkap untuk menikmati semua suasana, mulai dari pegunungan hingga pantai, dari suasana perkotaan hingga pedesaan, dan lain sebagainya. Namun kenangan saya ditempat ini tidaklah banyak dan tidak ingat lagi, karena hanya hingga di usia 2,5 tahun saya di sini.

Jakarta Utara

Dari Pasuruan, masih mengikuti almarhum Bapak yang berpindah tempat kerja ke Jakarta, salah satu wilayah di Jakarta inilah, saya tinggal paling lama. Tidak bisa dikatakan memiliki pantai yang indah, namun di wilayah pesisirnya Jakarta ini saat kecil saya masih bisa mengumpulkan kerang dan karang di sepanjang pantainya (bukan di pantai Ancol ya). Tragisnya keseruan mencari kerang dan karang di sepanjang pantai utara Jakarta itu hanya sesaat saya rasakan hingga akhirnya wilayah tersebut dijadikan terminal peti kemas dan pelabuhan bersandarnya kapal. Wew saya pun tidak lagi dapat merasakan suasana pesisir yang seharusnya di wilayah Jakarta Utara. Sempat berpindah rumah di dua lokasi yang berbeda namun semuanya masih di wilayah Jakarta Utara. Di sini Jakarta Utara juga saya mengenyam pendidikan mulai Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Atas (karena saya kuliah di Jakarta Pusat dan bekerja di Jakarta Selatan).

Bogor

Yahahaha….. kalau kata teman saya “Gadis Pesisir Naik Gunung.” Begitu mereka meledek saya saat tahu saya akan pindah rumah dari Jakarta Utara. Pasti mereka tidak pernah membayangkan saya akan memilih Bogor untuk tempat tinggal. Baru sekitar enam bulan saya di lingkungan baru wilayah Bogor ini. Setelah almarhum Bapak wafat di tiga tahun lalu, saya merasa membutuhkan tempat yang nyaman untuk Mama dan akhirnya mendapatkan tempat di rumah yang saya tinggali saat ini.

Meskipun tidak banyak tempat dan kota yang saya tinggali, namun semuanya memberikan kesan yang berbeda, semuanya memberika kenangan dan pengalaman yang tentu berbeda. Jika dulu ke mana-mana mengandalkan busway sekarang mengandalkan commuter line. Satu yang sama, semuanya sama-sama pakai e-ticketing.

Advertisements

Author: Ninin Rahayu Sari

Morning Person | Architecture Graduate | Former Journalist | Healthy Lifestyle | Coffee Addict

2 thoughts

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.