Pantai Karang Bolong Anyer; Antara Krakatau dan Tsunami

Karang Bolong dulunya bernama Karang Suraga yang merupakan nama desa sekitar di mana tempat ini berada. Suraga diambil dari nama Suryadilaga yang dipercaya penduduk setempat sebagai orang sakti penjaga gerbang laut selatan. Karang Bolong dulunya sebuah daratan yang jauh dari pinggir pantai. Letusan Gunung Krakatau pada 1883 yang menyebabkan tsunami besar hingga setinggi 40 meter lah yang membuat Karang Bolong ‘mendekat’ ke arah pinggir pantai. Nama Karang Bolong sendiri diambil dari bukit yang bolong alias memiliki lubang ditengahnya, dan bagian-bagian bukit itu diberi anak tangga untuk mempermudah pengunjung naik ke atas.

Advertisements

Gazebo dari Masa ke Masa

Kehadiran gazebo pun ternyata tak melulu dijumpai di rumah-rumah Eropa, karena rumah-rumah di Asia seperti Jepang, Cina , dan Indonesia sendiri juga mengenal kehadiran gazebo dalam arsitektur rumah. Hanya penyebutannya yang berbeda. Di Indonesia sendiri, kita lebih mengenalnya dengan sebutan bale bengong yang berarti tempat untuk bengong dan mencari inspirasi.

Pengrajin Anyaman Lontar di Pulau Solor

Anyaman daun lontar merupakan salah satu tradisi turun temurun yang dilakukan masyarakat Pulau Solor. Biasanya, para Mama mengerjakan anyaman di sela-sela istirahatnya setelah membantu suami mereka berkebun. Dulu membuat anyaman hanya untuk perabotan rumah tangga yang dipakai sendiri, namun sejak adanya komunitas Du’Anyam, anyaman daun lontar menjadi anyaman yang bernilai tinggi.