1953 Restaurant Indonesien

Susahnya mendapati restoran Indonesia yang berkelas saat berkunjung ke luar negeri menjadi alasan dibuka restoran Indonesia bercitarasa otentik dan bernuansa modern. Mengambil lokasi di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, April lalu restoran ini dibuka. 1953 Restaurant Indonesien, menjadi pilihan tepat menghabiskan waktu sembari menikmati citarasa lokal yang nikmat.

153 Indonesian Restaurant.jpg

Nama 1953 bukalah tahun dimana restoran ini mulai berdiri. Bukan juga tahun kelahiran Sang Pemilik. Angka tersebut diambil dari salah satu plakat yang menerangkan peletakan batu pertama bangunan ini yang dulunya merupakan kompleks perusahaan Belanda, N. V. Rathkamp. Restaurant Indonesien sendiri ditulis dalam bahasa Italia, karena keinginan pemilik membawa masakan Indonesia ke dunia.  Dan plakat tersebut dapat kita saksikan di reception area, ruang pertama yang dijumpai saat memasuki restoran ini.

Baca Juga: Suatu Pagi di Beau

Sesuai dengan konsepnya, 1953 memiliki desain yang ke-Indonesia-an. Ini terlihat dari pemakaian material khas Indonesia, seperti tegel kunci pada giant wall dan lantai. Photo wall bergambar wanita Indonesia menjadi pemisah antara area kafe dengan dining.

Berbeda dengan restoran Indonesia umumnya, 1953 memiliki open kitchen yang bersih. Area ini menjadi satu dengan area dining. Tidak hanya memasukan unsur ke-Indonesia-an, 1953 tetap mempertahankan nuansa klasik kolonial dalam penataannya, seperti yang tampak dalam VIP Rooms. Untuk area indoor, resto ini dapat menampung hingga 150 orang. Ini belum termasuk area outdoor dan ballroom di lantai duanya yang berkapasitas 200-300 orang.

Advertisements

Author: Ninin Rahayu Sari

Architecture Graduate | Content Creator | Former Journalist at Home Living Magazine & Tabloid Bintang Home | Google Local Guide | Yoga Enthusiast

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.