Berkenalan dengan Yin Yoga

NininMenulis, Healthy-Living-Lifestyle

NININMENULIS.COM – Huaahh.. sudah lama sepertinya tidak sharing masalah yoga atau olahraga lainnya. Padahal niat di awal lebih banyak posting tentang kesehatan dibanding lainnya. Tapi namanya juga hidup sehat terkadang yang besar niatnya daripada prakteknya hehehehe….. Nah bagi yang ‘malas’ olahraga, mungkin yang akan saya tulis kali ini dapat dijadikan alternatif memperbaiki postur dan menjaga kesehatan organ dalam.

Jika saat mendengar kata yoga yang terlintas di benak Anda sesuatu gerakan yang ‘jungkir balik’ dengan pose-pose yag sulit, maka hilangkanlah anggapan itu bila Anda mengenal yin yoga. Banyak sekali yang bertanya ke saya, “kaka pa sih yin yoga itu?” Sekarang saatnya kita berkenalan dengan salah satu ‘cabang’ dari yoga ini.

Baca juga: Jangan Lakukan 10 Hal ini Saat Melakukan Yoga Pertama Kali

Berbeda dengan yoga atau olahraga lain yang dilakukan dengan dinamis, yoga satu ini lebih tenang dan minim gerakan. Yin yoga memang ditujukan untuk memberi rasa rileks dan tenang. Bila yoga dan olahraga lain bertujuan untuk melatih otot besar dan kecil, semua gerakan yin yoga lebih ditargetkan kepada jaringan-jaringan tipis yang ada di dalam tubuh yang posisinya di dalam otot seperti tendon, ligament, dan fasia. Karena saat kita menguatkan otot, jaringan tipis ini otomatis tidak bekerja. Sehingga untuk mengaktifkannya, otot tubuh karus dalam kondisi relas dan santai.

Yin yoga banyak menggunakan gerakan-gerakan pasif di atas lantai, bahkan di antaranya hanya seperti tidur. Pergerakan yang berlahan dan lembut berguna untuk perenggangan yang maksimal tanpa menimbulkan cidera. Jadi jangan heran bila mendapati tubuh tidak berkeringat dan cenderung lebih dingin setelah melakukan yin yoga. Meskipun  dilakukan dengan relaks dan tenang, bukan berarti yin yoga ‘tidak menyakitkan’. Di sanalah peran pernafasan perut sangat dibutuhkan, jangan pernah berusaha untuk menahan nafas.

Baca juga:  Perbaiki Tulang Belakang dengan Swing Yoga

Yin yoga terbagi atas tiga tahap. Pertama melakukan gerakan yang berunsur yang atau membutuhkan energy seprti flying dragon flow, kedua kepada gerakan yang berpusat ke diri sendiri seperti frog pose, sleeping swan,twisted roots, butterfly, dan child pose. Semua gerakan dalam yin yoga memiliki durasi 2-5 menit dan memiliki beberapa gerakan yang bertujuan menstimulasi titik-titik meridian atau akupuntur. Untuk fase ketiga ditutup dengan gerakan yang membuat tubuh dapat beristirahat dengan tenang. Yin yoga juga bisa membuat kita lebih tenang, mengurangi kecemasan, dan stres, serta meningkatkan fleksibilitas. Rutin berlatih yin yoga dapat meningkatkan kemampuan kita untuk fokus. Menyenangkan bukan latihan yin yoga?
.

Advertisements

Author: Ninin Rahayu Sari

Morning Person | Architecture Graduate | Former Journalist at Home Living Magazine & Tabloid Bintang Home| Healthy Lifestyle | Coffee Addict

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.