Tropicola Salah Satu Destinasi Baru di Bali yang Instagramable

Sudah ada rencana menghabiskan Tahun Baru dimana? Jika Anda sedang berada di Bali, cobalah berkunjung ke Tropicola. Tropicola merupakan one stop lifestyle destinasi di Bali. Tempat ini sangat lengkap mulai dari beach club, restoran, rooftop bar, hingga hotel di dalam satu lokasi sekaligus. Tropicola memiliki permainan warna, desain, dan corak yang membawa kita bernostalgia ke era 1980-an yang penuh warna.

Advertisements

Harris Resort Waterfront Batam Menjadi New Generation

Harris Resort Waterfront Batam semakin terdepan dengan menawarkan suasana lobby, ruang meeting, fasilitas yang lebih modern. Desain arsitek yang difokuskan ke warna cerah dengan sentuhan kehangatan. Tidak ketinggalan sentuhan warna orange yang sejalan dengan motto Harris New Generation “Stay Bright”. Akan tetapi Harris Resort Waterfront Batam tetap berpegang pada spirit untuk tetap mempromosikan karya fotografi, terlihat di dalam setiap kamar hotel yang baru direnovasi terpajang hasil karya fotografi hitam putih dari ajang Harris Photo Hunt yang dilaksanakan bulan July lalu.

Destinasi Wisata Akhir Tahun Paling Diperbincangkan

Untuk destinasi liburan domestik, Bali menjadi pilihan yang paling banyak diperbincangkan netizen, yaitu 52,5% dari total buzz, disusul Bandung sebanyak 12,2%, Lombok 8,9%, Yogyakarta 7,4% dan Lampung 2,7%. Sementara untuk 5 destinasi internasional yang paling diperbincangkan, Singapura berada dalam urutan negara tujuan teratas dengan jumlah 108 buzz, dilanjutkan Amerika Serikat, Eropa, Jepang dan Korea Selatan, masing-masing sebanyak 64 buzz, 59 buzz, 53 buzz dan 51 buzz.

Pantai Karang Bolong Anyer; Antara Krakatau dan Tsunami

Karang Bolong dulunya bernama Karang Suraga yang merupakan nama desa sekitar di mana tempat ini berada. Suraga diambil dari nama Suryadilaga yang dipercaya penduduk setempat sebagai orang sakti penjaga gerbang laut selatan. Karang Bolong dulunya sebuah daratan yang jauh dari pinggir pantai. Letusan Gunung Krakatau pada 1883 yang menyebabkan tsunami besar hingga setinggi 40 meter lah yang membuat Karang Bolong ‘mendekat’ ke arah pinggir pantai. Nama Karang Bolong sendiri diambil dari bukit yang bolong alias memiliki lubang ditengahnya, dan bagian-bagian bukit itu diberi anak tangga untuk mempermudah pengunjung naik ke atas.